Minggu, 15 Maret 2015

KONFERENSI ASIA AFRIKA



Sebagai tindak lanjut Konferensi Pancanegara I dan II, maka pada tanggal 18-24 April 1955 diselenggarakan Konferensi Asia Afrika di kota Bandung, Indonesia. Acara tersebut dibuka oleh Presiden Sukarno dan didukung oleh panitia penyelenggara Konferensi Asia Afrika sebagai berikut:
  1. Ketua: Ali Sastroamijoyo
  2. Sekretaris Jenderal: Ruslan Abdul Gani
  3. Ketua Komite Kebudayaan: Muh Yamin
  4. Ketua Komite Ekonomi: Prof. Ir. Rooseno
Konferensi Asia-Afrika dihadiri oleh wakil-wakil dari 29 negara dengan rincian berikut:
  1. Negara pengundang sebanyak 5 negara yaitu Indonesia, India, Pakistan, Sri Lanka, dan Myanmar.
  2. Negara yang diundang sebanyak 18 negara Asia dan 6 negara –negara Afrika. Negara-negara Asia terdiri dari Afganistan, Irak, Iran, Jepang, Kamboja, Laos, Lebanon, Nepal, Philipina, RRC, Saudi Arabia, Syiria, Thailand, Turki, Vietnam Selatan, Vietnam Utara, Yaman, Yordania. Sedangkan negara-negara Afrika adalah Ethiopia, Liberia, Libia, Mesir, Ghana (Gold Coast) dan Sudan.
Dalam agenda Konferensi Asia Afrika tercantum pokok-pokok pembicaraan yang mencerminkan masalah-masalah internasional yang hangat pada waktu itu. Agenda Konferensi Asia Afrika antara lain:
  1. usaha-usaha untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan kebudayaan,
  2. hak asasi manusia dan hak menentukan nasib sendiri,
  3. masalah ras diskriminasi dari rakyat-rakyat terjajah,
  4. perdamain dunia kerja sama internasional,
  5. masalah pelucutan senjata dan masalah senjata penghancur.
Konferensi Asia-Afrika telah menghasilkan beberapa keputusan penting. Di samping itu telah disetujui prinsip-prinsip hubungan internasional dalam rangka memelihara perdamaian dunia. Prinsip-prinsip tersebut dikenal dengan nama “Dasasila Bandung”.

Apa Tujuan Diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika? Diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika bertujuan untuk:

  1. Memajukan kerja sama, persahabatan, perhubungan antara bangsa-bangsa Asia dan Afrika untuk menyelenggarakan kepentingan bersama.
  2. Kerja sama dalam bidang sosial, ekonomi, kebudayaan di antara bangsa-bangsa Asia-Afrika.
  3. Memecahkan bersama soal-soal khusus dan penting bagi bangsa-bangsa Asia-Afrika, seperti: menjamin kedaulatan, melenyapkan deskriminasi ras dan penjajahan.
  4. Memperbesar peranan Asia-Afrika dalam dunia sekarang dan ikut serta mengusahakan perdamaian dunia.
Diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika memberikan arti penting bagi negara-negara Asia Afrika dan negara-negara di dunia, yaitu:
  1. Merupakan perwujudan rasa solidaritas dan kebangkitan bangsa-bangsa Asia Afrika.
  2. Merupakan pendorong bagi negara-negara Asia Afrika yang belum merdeka agar mencapai kemerdekaannya.
  3. Merupakan penengah antara dua blok yaitu Blok Barat dan Blok Timur.
  4. Mengilhami berdirinya Gerakan Non Blok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar